Selasa, 06 Januari, 2026
- Laznas Syarikat Islam
Aceh Tamiang — Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Tidak hanya merendam pemukiman warga selama berhari-hari, banjir juga membawa lumpur kuning pekat yang menutupi permukaan tanah, mengeras, serta merusak rumah ibadah, fasilitas umum, dan sumber-sumber air bersih. Kondisi ini menyebabkan warga mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar, terutama akses terhadap air bersih yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari.
Di tengah situasi tersebut, kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terus mengalir dari berbagai unsur masyarakat, baik lembaga, organisasi, hingga individu. Indonesian Gas Society (IGS) sebagai bagian dari elemen masyarakat yang memiliki kepedulian sosial, mempercayakan Laznas Syarikat Islam Sumatra Utara (Sumut) untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak. Dalam pelaksanaannya, Laznas Syarikat Islam Sumut berkolaborasi dengan Laznas Syarikat Islam Deli Serdang sebagai bentuk sinergi kelembagaan dalam misi kemanusiaan.
Kolaborasi ini merupakan kali keempat Laznas Syarikat Islam Sumatra Utara hadir langsung di wilayah terdampak banjir Aceh Tamiang. Pada kesempatan ini, bantuan yang disalurkan berupa tiga unit mobil tangki air bersih, masing-masing berkapasitas 8.000 liter. Dengan demikian, total air bersih yang disalurkan kepada masyarakat mencapai 24.000 liter. Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih warga untuk keperluan minum, memasak, kebersihan diri, serta kebutuhan ibadah.
Bantuan air bersih ini merupakan amanah dan hasil kepedulian dari berbagai pihak, di antaranya Bapak H. Hendra Cipta, S.E., M.M. selaku Ketua DPW Syarikat Islam Sumatra Utara, Ustadz H. Ahmad Farhan, S.Pd.I selaku Ketua DPC Syarikat Islam Deli Serdang, Indonesian Gas Society (IGS), serta dukungan penuh dari seluruh jamaah Majelis Ta’lim binaan Syarikat Islam Deli Serdang. Seluruh pihak tersebut bergandengan tangan dalam satu niat yang sama, yaitu meringankan beban masyarakat yang tengah tertimpa musibah.
Niat baik dan komitmen penyaluran bantuan ini sebelumnya disampaikan dalam kegiatan Doa Bersama Kaum Syarikat Islam yang dilaksanakan di YP Melyaz. Kegiatan tersebut menjadi momentum spiritual sekaligus penguatan nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial Syarikat Islam dalam merespons bencana dan persoalan kemanusiaan.
Selain menyalurkan bantuan air bersih, kepedulian juga datang dari Wanita Syarikat Islam (WSI) Deli Serdang. Ketua WSI Deli Serdang, Ibu Hj. Rusmiati, S.Ag, didampingi oleh Sekretaris WSI Deli Serdang, Siti Ourum, turut berperan aktif dalam mempersiapkan bantuan tambahan bagi warga terdampak banjir. Bantuan tersebut meliputi perlengkapan mandi, alat-alat kebersihan, makanan siap saji, sembako, roti kering, mi instan, serta pakaian layak pakai.
Seluruh pakaian yang disalurkan telah melalui proses penyortiran dengan baik, dalam kondisi bersih, rapi, dan harum sehingga siap digunakan oleh masyarakat. Ratusan paket bantuan ini dihimpun dari para donatur yang dengan penuh kepercayaan menitipkan bantuan mereka melalui WSI Deli Serdang untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Pada Senin, 15 Desember 2025, rombongan Kaum Syarikat Islam bergerak menuju Aceh Tamiang untuk menyalurkan seluruh bantuan yang telah dihimpun. Perjalanan menuju lokasi bencana tidak sepenuhnya mudah, mengingat kondisi jalan yang masih dipenuhi lumpur serta sisa-sisa material banjir. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para relawan untuk tetap hadir dan menjalankan amanah kemanusiaan.
Penyaluran bantuan dilakukan di tiga titik utama yang menjadi prioritas. Titik pertama berada di Masjid Al Ihsan, Desa Sei Liput. Di lokasi ini, tim tidak hanya menyalurkan air bersih, tetapi juga melakukan pembersihan tempat wudhu dan kamar mandi masjid yang dipenuhi lumpur tebal dan telah mengeras. Upaya pembersihan tersebut dilakukan agar fasilitas ibadah dapat kembali difungsikan oleh warga dan para pengungsi yang masih bertahan di sekitar masjid.
Titik kedua penyaluran bantuan berada di Masjid Babul Huda, Desa Lintang. Mobil tangki air bersih yang menggunakan spanduk IGS diterima langsung oleh Ketua GERTASI (Gerakan Tani Syarikat Islam) Aceh Tamiang. Proses penyaluran berlangsung dalam kondisi yang belum sepenuhnya kondusif, mengingat akses jalan masih sulit dilalui akibat lumpur serta banyak barang milik warga yang hanyut dan tertimbun.
Setelah itu, tim melanjutkan perjalanan menuju titik ketiga, yaitu Masjid Istiqomah di Desa Rantau. Di lokasi ini, air bersih kembali disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar dan jamaah masjid. Kehadiran bantuan tersebut disambut dengan rasa syukur oleh warga yang hingga kini masih berupaya bangkit dan memulihkan kehidupan pascabencana.
Tidak berhenti di tiga titik tersebut, paket bantuan juga dialokasikan kepada warga Desa Pekan Besitang. Penyaluran bantuan ini dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Lurah Pekan Besitang, Ibu Sabariah, sebagai bentuk koordinasi dan sinergi antara Syarikat Islam dengan unsur pemerintahan setempat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta mempercepat proses pemulihan.
Sekretaris Laznas Syarikat Islam Deli Serdang, Ustadz Heri, menyampaikan bahwa gerakan kemanusiaan ini merupakan wujud nyata komitmen Syarikat Islam dalam mengentaskan persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan kepedulian bersama menjadi kunci utama dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Melalui Lembaga Amil Zakat Syarikat Islam, kita bergandengan tangan dalam mengentaskan isu-isu sosial yang terjadi. Syarikat Islam beserta seluruh sayap dan organisasi serumpun akan terus bergerak dan mengajak semua unsur masyarakat untuk berbagi serta meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang diuji,” ujar Ustadz Heri.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara lembaga zakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta dunia usaha mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Di tengah duka dan keterbatasan pascabencana, semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus hidup, membawa harapan baru bagi warga Aceh Tamiang untuk bangkit dan pulih bersama.